Beberapa karakter di anime diceritakan punya nasib yang sangat menderita dari awal hingga akhir jalan cerita. Penulis cerita anime kerap membuat hidup sang karakter penuh dengan ujian, rasa sakit fisik, kehilangan orang tersayang, hingga trauma psikologis yang mendalam. Alur cerita yang penuh perjuangan ini memang selalu berhasil menyentuh emosi para penonton, meskipun tidak jarang membuat kami yang menyaksikan merasa sangat prihatin.
Penderitaan yang dihadapi oleh para karakter ini sangat bervariasi, mulai dari perselisihan keluarga, pengkhianatan dari kawan terdekat, hingga tekanan berat untuk menyelamatkan dunia. Setiap kisah menyajikan konflik emosional yang begitu kuat sehingga membuat jalan cerita terasa sangat membekas di hati kamu. Bagi kamu yang menyukai tontonan emosional, deretan cerita tentang karakter paling menderita di anime ini pasti bisa menyentuh perasaan kamu.
Daftar Karakter Paling Menderita di Anime

Sebelum kamu menyimak daftar lengkapnya, kami ingin memberitahukan bahwa kisah hidup para karakter berikut ini dipenuhi oleh perjuangan hidup yang tidak mudah. Penulis cerita menciptakan berbagai ujian hidup yang sangat berat agar perkembangan kepribadian sang karakter terasa hidup dan menguras emosi. Berikut adalah ulasan lengkap mengenai karakter paling menderita di anime yang sudah kami rangkum khusus untuk kamu.
1. Guts (Berserk)
Guts lahir dari jasad ibunya yang tergantung di pohon, sebuah awal kehidupan yang sudah sangat tragis. Sejak masih kecil, Guts harus tumbuh di lingkungan prajurit bayaran yang penuh dengan kekerasan dan pertumpahan darah. Dia tidak pernah merasakan kasih sayang hangat dari orang tua dan harus belajar bertarung menggunakan pedang besar hanya untuk bertahan hidup dari hari ke hari. Hidupnya penuh dengan rasa sakit fisik dan pengkhianatan dari orang-orang yang seharusnya melindungi dirinya.
Saat Guts tumbuh dewasa dan akhirnya menemukan kelompok kawan yang dia anggap sebagai keluarga baru, nasib buruk kembali menghantam kehidupannya. Kawan dekat yang sangat dia percayai memilih untuk mengorbankan seluruh anggota kelompok demi mendapatkan kekuatan iblis. Guts dipaksa menyaksikan kawan seperjuangannya tewas secara tragis di depan mata kepalanya sendiri. Kekasih yang sangat dia cintai juga mengalami trauma berat yang merusak ingatannya secara permanen.
Tidak hanya trauma emosional yang mendalam, Guts juga harus kehilangan satu mata dan satu tangan kirinya dalam peristiwa berdarah tersebut. Setelah kejadian itu, Guts mendapat kutukan yang membuat para iblis terus memburu nyawanya setiap malam tiba. Guts tidak pernah bisa tidur nyenyak dan harus bertarung tanpa henti sepanjang hidupnya. Tidak heran jika banyak orang menganggap Guts sebagai karakter paling menderita di anime karena nasib buruknya yang tidak pernah berhenti.
2. Subaru Natsuki (Re:Zero)
Subaru Natsuki adalah seorang remaja biasa yang mendadak berpindah ke dunia fantasi yang tidak dia kenal. Pada mulanya, kamu mungkin mengira Subaru akan menjadi sosok pahlawan terkuat yang hidup bahagia. Akan tetapi, kenyataannya sangat jauh dari harapan karena Subaru hanya dibekali satu kemampuan khusus bernama Kembali Lewat Kematian. Setiap kali Subaru tewas, waktu akan berputar kembali ke titik tertentu dan dia hidup kembali dengan seluruh ingatan tentang kematiannya tetap utuh.
Kemampuan ini sepintas terdengar hebat, namun fakta di baliknya sangat mengerikan untuk mental seorang manusia biasa. Subaru harus merasakan rasa sakit fisik saat tewas secara berulang kali. Dia pernah disiksa, dibunuh dengan sangat kejam, dimakan oleh monster, hingga melihat kawan-kawan yang dia cintai tewas di depan matanya sendiri. Setiap kali dia mencoba memperbaiki keadaan, kegagalan sering kali mendatangkan kematian baru yang tidak kalah menyakitkan.
Kondisi ini semakin diperparah karena Subaru tidak bisa menceritakan kemampuan ini kepada siapa pun. Setiap kali dia berusaha jujur, sebuah kekuatan misterius akan mencengkeram jantungnya dan mengancam orang di sekitarnya. Subaru harus menanggung semua rasa takut, lelah, dan trauma akibat kematian yang terus berulang seorang diri. Kelelahan mental yang dirasakan Subaru membuat perjalanan hidup sang karakter menjadi sangat tragis dan penuh air mata.
3. Ken Kaneki (Tokyo Ghoul)
Ken Kaneki awalnya hanyalah seorang mahasiswa biasa yang pemalu dan sangat gemar membaca buku. Kehidupan tenang Kaneki berubah menjadi mimpi buruk setelah kencan pertamanya dengan seorang wanita bernama Rize. Perempuan tersebut ternyata adalah Ghoul, yaitu monster pemakan daging manusia. Kaneki diserang hingga terluka parah dan harus menjalani operasi darurat untuk menyelamatkan nyawanya. Dokter tanpa sengaja menanamkan organ tubuh Ghoul ke dalam tubuh Kaneki.
Sejak saat itu, Kaneki berubah menjadi makhluk setengah manusia dan setengah Ghoul. Kaneki tidak lagi bisa menikmati makanan manusia biasa karena rasanya berubah menjadi sangat menjijikkan. Dia harus berjuang menahan rasa lapar yang luar biasa terhadap daging manusia demi mempertahankan sisi kemanusiaannya. Kaneki terjebak di tengah perselisihan, tidak diterima oleh masyarakat manusia dan juga dicurigai oleh kelompok Ghoul.
Puncak penderitaan Kaneki terjadi saat dirinya ditangkap dan disiksa secara sadis oleh karakter jahat bernama Yamori. Selama berhari-hari, jari tangan dan kaki Kaneki dipotong berulang kali, lalu dibiarkan tumbuh kembali untuk dipotong lagi. Penyiksaan fisik dan mental ini membuat rambut hitam Kaneki berubah menjadi putih total dan kepribadiannya hancur. Perubahan wujud, penyiksaan fisik, dan hilangnya identitas membuat Kaneki layak dikategorikan sebagai karakter paling menderita di anime.
4. Eren Yeager (Attack on Titan)
Eren Yeager harus menyaksikan ibunya dimakan hidup-hidup oleh monster Titan saat dia masih berumur sangat muda. Tragedi mengerikan ini menanamkan rasa benci dan dendam yang sangat mendalam di dalam hati Eren. Dia berjanji pada dirinya sendiri untuk memusnahkan seluruh Titan dari muka bumi. Namun, ketika Eren masuk ke dalam pasukan militer, dia justru menemukan kenyataan pahit bahwa dirinya sendiri bisa berubah menjadi Titan.
Perjalanan hidup Eren semakin terasa berat saat dia mengetahui kebenaran tentang dunia luar. Dia mendapati fakta bahwa musuh sebenarnya bukanlah sekadar monster Titan, melainkan manusia lain dari luar pulau tempat tinggalnya yang sangat membenci kaum Eren. Eren yang mendapatkan kekuatan untuk melihat masa depan harus menanggung beban ingatan dan jalan hidup yang sangat kelam. Dia menyadari bahwa tidak ada jalan damai yang mudah untuk menyelamatkan kawan-kawan yang dia cintai.
Demi melindungi orang-orang tersayang dan tempat tinggalnya, Eren terpaksa mengambil keputusan ekstrem dengan menjadi musuh bagi seluruh dunia. Rasa bersalah, kesepian, dan beban moral yang sangat besar menghancurkan kedamaian pikiran Eren. Eren harus mengorbankan perasaan pribadi, kemanusiaan, dan akhirnya nyawanya sendiri demi kebebasan kawan-kawannya. Hidup Eren diisi dengan perjuangan keras tanpa pernah merasakan kebahagiaan yang sejati.
5. Homura Akemi (Puella Magi Madoka Magica)
Homura Akemi pada awalnya adalah seorang murid pindahan yang pemalu, lemah, dan memiliki penyakit jantung berat. Kehidupannya berubah saat dia ditolong oleh kawan barunya yang bernama Madoka Kaname. Ketika Madoka tewas dalam pertarungan melawan penyihir jahat, Homura membuat sebuah perjanjian gaib untuk mendapatkan kekuatan memutar kembali waktu. Tujuan tunggal Homura hanyalah satu, yaitu menyelamatkan Madoka dari takdir kematian.
Namun, niat tulus ini menjadi awal dari siksaan emosional yang berlarut-larut bagi Homura. Homura mengulang rentang waktu yang sama sebanyak lebih dari seratus kali. Setiap kali dia memutar waktu, Homura harus menyaksikan Madoka tewas secara tragis atau berubah menjadi penyihir jahat. Selama bertahun-tahun melakukan perjalanan waktu, Homura harus berjuang sendirian karena tidak ada kawan yang mengingat perjuangannya pada garis waktu sebelumnya.
Rasa putus asa yang menumpuk perlahan mengubah Homura dari sosok gadis manis menjadi karakter yang dingin, tertutup, dan tampak tidak beremosi. Homura sengaja menutup hatinya agar sanggup menahan rasa sakit akibat melihat kematian sahabatnya secara berulang kali. Pengorbanan waktu dan emosi yang berjalan tanpa akhir membuat Homura menjadi karakter paling menderita di anime yang sangat tragis.
6. Okabe Rintarou (Steins;Gate)
Okabe Rintarou adalah seorang mahasiswa yang gemar berimajinasi dan menyebut dirinya sebagai ilmuwan gila. Bersama kawan-kawannya di laboratorium kecil, Okabe tidak sengaja menciptakan alat yang bisa mengirimkan pesan singkat ke masa lalu. Penemuan ini awalnya terasa sangat membanggakan, tetapi dalam waktu singkat berubah menjadi ancaman besar bagi kehidupan orang-orang di sekitarnya.
Okabe memiliki kemampuan istimewa bernama Reading Steiner yang membuat ingatannya tetap utuh saat garis waktu berubah. Akibat perubahan sejarah yang dia lakukan, sahabat kecil yang sangat dia sayangi, Mayuri Shiina, ditakdirkan untuk tewas. Okabe berusaha keras melakukan perjalanan waktu ke masa lalu demi mencegah kematian Mayuri. Akan tetapi, tidak peduli apa pun langkah yang diambil Okabe, Mayuri tetap tewas dengan berbagai cara yang tragis di depan matanya.
Okabe harus menyaksikan kematian sahabatnya puluhan kali dalam berbagai situasi yang berbeda. Trauma melihat orang terdekat tewas berulang kali membuat mental Okabe hancur secara perlahan. Dia harus menanggung rasa bersalah yang teramat besar dan rasa sepi karena tidak ada kawan lain yang mengingat penderitaannya. Pilihan sulit antara menyelamatkan sahabat kecilnya atau mengorbankan kawan lainnya menjadi beban hidup yang sangat berat bagi Okabe.
7. Hyakkimaru (Dororo)
Hyakkimaru lahir dalam keadaan yang sangat memprihatinkan akibat perbuatan ayah kandungnya sendiri. Demi mendapatkan kekuasaan dan kemakmuran wilayah, sang ayah memberikan 48 bagian tubuh bayi Hyakkimaru kepada para iblis sebagai sesajen. Akibatnya, Hyakkimaru lahir tanpa kulit, mata, telinga, hidung, hingga anggota gerak tubuh. Setelah lahir, bayi Hyakkimaru dibuang begitu saja ke sungai oleh keluarganya.
Beruntung, seorang dokter dermawan menemukan Hyakkimaru dan merawatnya dengan membuatkan anggota tubuh tiruan dari kayu. Saat tumbuh menjadi dewasa, Hyakkimaru harus bertualang mengelilingi negeri untuk memburu para iblis agar bisa merebut kembali organ tubuh aslinya. Namun, proses mendapatkan kembali anggota tubuhnya bukanlah hal yang mudah dan penuh dengan rasa sakit fisik yang luar biasa.
Setiap kali sebuah organ tubuh berhasil direbut kembali, Hyakkimaru harus merasakan penderitaan fisik saat saraf dan inderanya mulai berfungsi. Tidak hanya itu, penderitaan batin Hyakkimaru semakin bertambah ketika dia mendapati fakta bahwa tindakannya merebut kembali organ tubuhnya justru membuat wilayah asal ayahnya kembali tertimpa bencana. Hyakkimaru dianggap sebagai pembawa sial dan dimusuhi oleh keluarga kandungnya sendiri. Kisah hidupnya yang harus bertarung merebut organ tubuhnya sendiri menjadikan Hyakkimaru sosok karakter paling menderita di anime yang bikin terharu.
8. Lucy (Elfen Lied)
Lucy adalah seorang Diclonius, yaitu spesies manusia mutasi yang memiliki organ tanduk kecil di kepala dan tangan tidak terlihat berdaya jangkau luas. Sejak masih anak-anak, Lucy hidup di panti asuhan dan selalu mendapatkan perlakuan buruk dari lingkungan sekitarnya. Dia sering dihina, dikucilkan, dan disiksa secara fisik oleh anak-anak lain hanya karena penampilan fisiknya yang berbeda dari manusia biasa.
Kehidupan Lucy semakin hancur saat anak-anak panti asuhan membunuh seekor anak anjing yang menjadi satu-satunya kawan tersayang Lucy di depan matanya sendiri. Kejadian traumatik ini membuat kemarahan Lucy meledak dan kekuatan pembunuhnya bangkit. Setelah peristiwa tragis itu, Lucy ditangkap oleh pihak berwenang dan dikurung di dalam laboratorium penelitian rahasia.
Di dalam fasilitas tersebut, Lucy diperlakukan secara tidak manusiawi. Dia diikat dengan rantai besi, dikurung di ruang sempit, dan dijadikan bahan eksperimen fisik tanpa henti selama bertahun-tahun. Perlakuan kejam dari manusia membentuk kebencian yang sangat dalam di hati Lucy terhadap seluruh ras manusia. Kehidupan Lucy diwarnai oleh rasa sakit, kesepian, dan keinginan untuk dicintai yang selalu berakhir dengan tragedi menyedihkan.
9. Shinji Ikari (Neon Genesis Evangelion)
Shinji Ikari adalah seorang remaja pria yang memiliki masa kecil sangat kelam karena ditinggalkan oleh ayahnya setelah sang ibu meninggal dunia. Kejadian ini membuat Shinji tumbuh menjadi sosok yang sangat pemalu, penakut, dan selalu merasa dirinya tidak berharga. Saat dipanggil kembali oleh ayahnya setelah bertahun-tahun berpisah, Shinji sempat berharap bisa merasakan hangatnya kasih sayang orang tua.
Namun, kenyataannya sang ayah memanggil Shinji hanya untuk dijadikan pilot robot raksasa Eva demi bertarung melawan monster mengerikan bernama Angel. Shinji dipaksa bertarung dalam kondisi mental yang sangat tidak siap dan dipenuhi rasa takut. Lebih parahnya lagi, sistem saraf robot Eva terhubung langsung dengan pilotnya, sehingga setiap rasa sakit fisik yang diterima robot saat bertarung dirasakan secara nyata oleh Shinji.
Selain rasa sakit fisik, Shinji harus memikul beban psikologis yang sangat berat karena keselamatan seluruh manusia berada di pundaknya. Shinji tidak memiliki kawan tempat mengadu dan kerap merasa diabaikan oleh orang-orang dewasa di sekitarnya. Satu per satu kawan yang dekat dengannya mengalami nasib tragis atau tewas dalam pertempuran. Depresi berat dan beban mental yang tidak sanggup dia pikul membuktikan Shinji sebagai karakter paling menderita di anime mecha.
10. Ciel Phantomhive (Black Butler)
Ciel Phantomhive lahir sebagai putra dari keluarga bangsawan yang sangat kaya dan terpandang. Namun, tepat pada hari ulang tahunnya yang ke-10, sebuah peristiwa mengerikan menghancurkan seluruh kebahagiaan hidupnya. Kediamannya diserang dan dibakar, kedua orang tuanya dibunuh secara kejam di depan matanya, dan anjing peliharaannya pun ikut terbunuh.
Ciel kemudian diculik oleh kelompok rahasia dan dijadikan korban persembahan. Selama berbulan-bulan, Ciel dikurung dalam sangkar besi sempit, disiksa secara fisik, dan diberi cap besi panas pada tubuhnya. Dalam puncak keputusasaan dan rasa sakit yang tidak tertahankan, Ciel akhirnya membuat perjanjian dengan iblis bernama Sebastian Michaelis. Ciel menyerahkan jiwanya sebagai bayaran agar sang iblis membantunya membalas dendam kepada para pelaku tragedi tersebut.
Meskipun Ciel berhasil selamat dan kembali hidup sebagai bangsawan kaya, kehidupan Ciel tidak pernah kembali normal. Tubuhnya dipenuhi bekas luka penyiksaan dan masa kecilnya telah hilang sepenuhnya. Ciel tidak lagi bisa tersenyum secara tulus karena dia menyadari bahwa ketika dendamnya selesai, jiwanya akan dilahap oleh sang iblis. Trauma masa kecil dan keputusan menyerahkan jiwanya pada iblis menegaskan status Ciel sebagai karakter paling menderita di anime ini.
Patungan Crunchyroll Premium Murah dan Legal

Membaca kisah deretan karakter paling menderita di anime di atas tentu membuat kamu semakin tertarik untuk menonton jalan cerita lengkapnya. Menonton kisah perjuangan para tokoh favorit kamu dengan kualitas video tinggi dan tanpa gangguan iklan tentu membuat suasana menonton jadi jauh lebih seru. Kamu bisa merasakan emosi cerita secara maksimal melalui platform streaming resmi.
Nah, buat kamu yang ingin nonton anime kesayangan tanpa perlu merogoh kocek terlalu dalam, kami punya solusi terbaik. Kami di akunmu.id menyediakan patungan crunchyroll premium yang murah buat nonton anime secara legal. Kamu bisa menikmati seluruh koleksi judul anime terlengkap dengan kualitas terbaik dan bebas iklan secara aman dan nyaman bersama kami.

Leave a Reply